Posted by : gudang Doa Minggu, 13 Januari 2013

Shalat idul fitri dan idul adha
Shalat idul fitri adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan pada hari raya idul fitri, yaitu setiap tanggal 1 SyawaL. Sedangkan shalat idul adha adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan pada hari raya idul adha, yaitu setiap tanggal 10 Zulhijjah. Kedua shalat ini hukumnya sunat Mu'akkad.

Adapun waktu pelaksanaannya adalah mulai sejak matahari terbit sampai condong ke barat. Shalat idul adha hendaknya dimulai lebih awal, karena setelah selesai shalat, umat Islam yang tergolong mampu disunatkan menyembelih hewan qurban.

Tempat untuk melaksanakan shalat id ini boleh di mushalla, mesjid, tanah lapang atau tempat-tempat lainnya.

Pada shalat ied tidak disunatkan adzan ataupun iqamah. Untuk memulai shalat ied ini, bilal cukup mengucapkan :
Shalat idul fitri dan idul adha
ASH-SHALAATA JAAMI'AH

"Marilah kita kerjakan shalat berjamaah!" 
Pada shalat id ini segenap umat Islam, laki-laki dan perempuan, besar dan kecil, tua dan muda, merdeka dan budak, banci, musafir dianjurkan untuk berkumpul di tempat shalat guna melaksanakan shalat id. Bahkan wanita yang sedang haid pun dianjurkan untuk ikut berkumpul (tetapi di luar mesjid atau mushalla) guna mendengarkan nasihat-nasihat (khutbah), bukan untuk ikut shalat.

a. Hal-hal yang sunat dilakukan pada shalat ied adalah :

1) Mandi, berpakaian yang sebaik-baiknya dan memakai wewangian.

2) Makan sebelum berangkat shalat pada hari raya idul fitri, sedangkan pada hari raya idul adha disunatkan tidak makan apa-apa sebelum berangkat shalat.

3) Jalan yang dilewati pada saat pergi dan pulangnya hendaklah berlainan.

4) Shalat id dilakukan berjamaah.

5) Takbir 7 kali pada rakaat pertama, setelah membaca doa iftitah, dan 5 kali pada rakaat kedua sebelum membaca surat Al-Fatihah (tidak termasuk takbir yang dilakukan karena berdiri dan sujud).

6) Mengangkat kedua belah tangan setinggi bahu (ujung jari-jari sejajar dengan telinga) pada setiap takbir.

7) Membaca tasbih sebelum takbir yang 7 kali dan 5 kali.

8) Pada rakaat pertama sesudah Al-Fatihah membaca surat Qaaf atau surat Al-A'laa dan pada rakaat kedua membaca surat Al-Qamar atau surat Al-Ghaasyiyah.

9) Imam menyaringkan (jahar) bacaan Al-Fatihah dan surat (makmum tidak).

10) Selesai shalat id dilakukan 2 khutbah seperti 2 khutbah Jum'at. Perbedaannya hanyalah pada:

a) Dua khutbah id dimulai dengan membaca takbir. Pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali berturut-turut. Sedangkan pada khutbah kedua 7 kali berturut-turut. Setelah itu baru dilanjutkan dengan membaca "hamdalah" dan seterusnya.

b) Isi khutbah idul fitri hendaklah mengenai hikmah puasa, zakat fitrah dan anjuran untuk bersedekah guna menyantuni fakir miskin.

c) Isi khutbah idul adha hendaklah mengenai perintah ibadah haji dan berqurban serta hikmah-hikmahnya.

Di samping itu, pada hari raya idul fitri dan idul adha disunatkan untuk memperbanyak takbir yang waktunya:

a) Idul fitri: mulai sejak terbenamnya matahari pada akhir Ramadhan sampai dilaksanakannya shalat id.

b) Idul adha: mulai sejak waktu subuh hari Arafah (tanggal 9 Zulhijjah) sampai waktu ashar hari tasyriq yang terakhir (tanggal 13 Zulhijjah). Pada hari raya idul adha, pada hari-hari tersebut, disunatkan bertakbir pada setiap selesai shalat fardhu.

Sedangkan lafal takbir yang dibaca adalah :
Shalat idul fitri dan idul adha
ALLAAHU AKBAR 3X .

LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR ALLAAHU AKBAR WALILLAAHIL HAMD 3X. ALLAAHU AKBARU KABIIRAW WALHAMDU LILLAAHI KATSIIRAW WA

SUBHAANALLAAHIBUKRATAWWAASHIILAA. LAAILAA HA ILLALLAAHU WALAA NA'BUDU ILLAA IYYAAHU MUKHLISHIINA LAHUD DIINA WALAU KARIHAL KAAFIRUUN. LAA HA AHA ILLALLAAHU WAHDAH, SH A© AQ A WA'DAHU WANASHARA 'ABDAHU WA A'AZZA JUNDA-HU WAHAZAMAL AHZAABA WAHDAH, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR. ALLAAHU AKBARU WALILLAAHILHAMD.

Artinya:

"Allah Maha Besar (3X). Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah M'aha Besar. Allah Maha Besar dan milik Allahlah segala puji. Allah benar-benar Maha Besar dan segala puji milik Allah, puji yang sebanyak-banyaknya. Dan Mahasuci Allah, baik pagi maupun petang. Tak ada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan ikhlas memeluk agama-Nya sekalipun orang-orang kafir benci. Tidak ada Tuhan selain Allah sendiri, membenarkan: janji-Nya, menolong hamba-Nya, memberi kemenangan kepada bala tentara-Nya dan mengalahkan pasukan musuh sen4b'ian. Tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan milik Allahlah segala puji."

b. Cara melaksanakan shalat idul fitri dan idul adha

1) Berdiri tegak seperti shalat fardhu, dengan berniat


Untuk niat hendaknya dimantabkan dalam hati dan tidak perlu dilafalkan. Karena Allah Maha tahu apa yang ada didalam hati hambanya. Namun, jika anda merasa lebih nyaman dan tenang dengan melafalkannya pun tidak mengapa sepanjang kita benar-benar berniat beribadah ikhlas karena Allah Subhanahu Wata'ala (Wallahu A'lam bisshowaab). sedangkan untuk lafadznya anda bisa browsing sendiri.

Cat : Rasululloh saw tidak melafalkan niat, ada baiknya sebagai umatnya, kita mencontoh apa yang diajarkan  Beliau.

2) Setelah itu membaca kalimat takbir "ALLAAHU AKBAR" sambil mengangkat kedua tangan seperti shalat fardhu dan hatinya mengatakan:

a. Jika shalat idul fitri:

"Aku (niat) shalat sunat idul fitri 2 rakaat mengikut imam, karena Allah Ta'ala"

b. Jika shalat idul adha:

"Aku (niat) shalat sunat idul adha 2 rakaat mengikut imam, karena Allah Ta'ala" . Jika menjadi imam, kata "mengikuti imam'' diganti dengan "menjadi imam".

3) Setelah itu kedua tangan bersedekap dan membaca doa iftitah.

4) Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca tasbih:
Shalat idul fitri dan idul adha
SUBHAANALLAAHI WALHAMDU LILLAAHI WALAA

ILAAHA DXALLAAHU WALLAAHU AKBAR.

Artiya:

"Mahasuci Allah dan segala puji untuk Allah, tak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar."

5) Setelah membaca tasbih, tangan diangkat kembali setinggi bahu sambil membaca kalimat takbir "ALLAAHU AKBAR".

Setelah itu tangan kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang kedua. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketiga. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keempat. Setelah itu kembali-bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang kelima. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keenam. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketujuh. Setelah itu kembali bersedekap.

6) Setelah selesai melaksanakan 7 kali takbir, dilanjutkan dengan membaca ta'awwudz dan surat Al-Fatihah, surat atau ayat-ayat tertentu (makmum hanya membaca Al-Fatihah), kemudian ruku, i 'tidal, sujud, dudukdi antara dua. sujud, dan sujud yang kedua.

7) Setelah sujud yang kedua, langsung berdiri sambil membaca takbir tanpa mengangkat kedua tangan. Lalu bersedekap membaca tasbih (lafalnya sama dengan lafal tasbih pada rakaat pertama).

8) Setelah selesai membaca tasbih, dilanjutkan dengan membaca kalimat takbir "ALLAAHU AKBAR" sambil mengangkat kedua tangan. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yangkedua. Setelah itu kembali bersedekapj membaca tasbih dan melakukan takbir yang ketiga. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang keempat. Setelah itu kembali bersedekap, membaca tasbih dan melakukan takbir yang kelima. Setelah itu kembali bersedekap. 9) Setelah selesai melaksanakan 5 kali takbir, dilanjutkan dengan membaca ta'aWwudz dan surat Al-Fatihah, surat atau ayat-ayatteitentu, kemudian ruku, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud yang kedua dan tasyahud akhir. Setelah itu memberi salam ke kanari dan ke kiri. Setelah selesai melaksanakan shalat id ini, dilanjutkan , dengan 2 khutbah, baik dilakukan oleh imam shalat id pada saat itu, maupun oleh orang lain yang telah ditunjuk sebagai khatib. Sedangkan makmum (jamaah) mendengarkannya dengan penuh perhatian hingga selesai.

{ 1 komentar... read them below or add one }

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Welcome to My Blog

Translate

Stats

Site Info

- Copyright © Gudang Doa -City of Temayank- Powered by Islam - Managed by Ottonk Ramadhan -